Tampilkan postingan dengan label Peraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peraga. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Mei 2024

Poster Film Pendek 5 Menit P5

Berikut ini contoh poster film pendek P5 tentang Bullying/Perundungan yang dibuat oleh siswa-siswi SMAN 1 Taman Sidoarjo, Mei 2024.













Minggu, 02 Agustus 2020

Cara Mengenali Karakter Anak Didik


Dalam kegiatan mengajar pastilah seorang pengajar mengenali problematika pada anak didik, entah itu dalam aspek sikapnya dalam proses belajar, perilakunya, atau dalam aspek lainnya. Pengajar pastinya telah dibekali psikologi pendidikan, psikologi anak, dan psikologi perkembangan. Dari ketiga aspek inilah perkembangan kejiwaan peserta didik sangat membantu pengajar dalam mendampingi mereka menyerap ilmu. 

Namun, seringkali seharusya  pengajar itu melakukan pendekatan yang lebih spesifik terhadap anak didik yang susah diatur, oleh karena itu pengajar berperan sebagai "IBU" mereka ketika berada disekolah. Banyak masalah yang dihadapi oleh peserta didik yang tidak terlalu berat, tetapi karena kurangnya pendidikan seorang pengajar tersebut akan berpengaruh pada masalah yang dialaminya. Hal ini tidak menjadi menghasilkan masalah secara tuntas dan masalah itu tetap menyelimuti peserta didik yang memberatkan langkahnya dalam meraih cita-cita yang diinginkan.

Pengajar juga harus berperan sebagai konselor bagi peserta didik. Adanya masalah dapat menghambat pola pikir peserta didik, sering berkomuniasi satu sama lain antara pengajar dan peserta didik adalah solusi yang dapat menjawab keluhan dari masalah peserta didik. Memberikan sugesti bahwa dia BISA ! Memberikan motivasi-motivasi bijak untuk mendongkrak semangat belajarnya yang mungkin kian menurun, dan yang paling penting berusaha memberi solusi masalah yang tepat dihadapi peserta didik tersebut. 

Demikian juga pengajar dalam menyelesaikan masalah peserta didik harus mengetahui akar masalah sehingga dapat menentukan terapi dan solusi yang tepat dalam menyelasaikan masalah tersebut.

Mengenal dan memahami peserta didik dapat dilakukan dengan cara memperhatikan dan menganalisa:

1. Sikap

2. Perilaku

3. Tutur kata

Tiga indikasi tersebut dapat menggambarkan secara jelas karakteristik sesungguhnya peserta didik. Untuk itu, seorang guru harus secara seksama dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik dalam setiap aktifitas belajar.

 

Disadur dari https://www.kompasiana.com/ichaapriliya27/59cbce7b5a676f50d85ecff2/cara-mengenali-karakter-anak-didik  27 September 2017   23:14 Diperbarui: 27 September 2017   23:23  3146  4 2

Rabu, 02 Oktober 2019

Google Form Ungkap Kebutuhan Siswa

Pada jaman seperti ini memang dibutuhkan fasilitas – fasilitas modern untuk memudahkan akses informasi. Tak terkecuali dalam memberikan layanan Bimbingan Konseling (BK) pada siswa di sekolah.
Seperti yang dilakukan penulis dibantu empat mahasiswa jurusan Bimbingan Konseling Unesa dalam program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) ketika memberikan layanan informasi kepada siswa di kelas X IPS 3 SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo. Kali ini materi layanan mengungkap data kebutuhan siswa selama satu tahun ke depan.
Perlu diketahui, tingkah laku siswa merupakan perwujudan dari dorongan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Kebutuhan-kebutuhan ini merupakan inti kodrat manusia. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa kegiatan sekolah pada prinsipnya juga merupakan manifestasi pemenuhan kebutuhan-kebutuhan siswa tersebut.
Oleh sebab itu, guru perlu mengenal dan memahami tingkat kebutuhan siswanya, sehingga dapat membantu dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan mereka melalui berbagai aktivitas kependidikan, termasuk aktivitas pelayanan BK. Di samping itu, dengan mengenal kebutuhan-kebutuhan siswa, guru dapat memberikan materi pelajaran serta metode pembelajaran setepat mungkin, sesuai dengan kebutuhan siswanya.
Dan untuk kali ini, cara mengungkap kebutuhan siswa bukan menggunakan angket dicetak di kertas tetapi menggunakan Google Form. Google Form atau yang disebut google formulir adalah alat yang berguna untuk membantu kita merencanakan acara, mengirim survei, memberikan siswa atau orang lain kuis, atau mengumpulkan informasi yang mudah dengan cara yang efisien.
Dalam Google Form ini, penulis mencantumkan 60 kebutuhan siswa dibagi dalam empat bidang layanan pribadi, belajar, social dan karir. Masing-masing bidang ada 15 pernyataan kebutuhan dan siswa diwajibkan memilih diantara 60 pernyataan  kebutuhan ini sesuai dengan apa yang dibutuhkan selama satu tahun ke depan.
Guna mengisi Google Form di alamat : bit.ly/KPDMIPA2 ini, masing-masing siswa menggunakan telepon genggamnya yang terlebih dahulu paket internetnya sudah diaktifkan. Tak kurang dari 15 menit, siswa sudah selesai memilih apa yang menjadi kebutuhan dalam mencari ilmu di sekolah.
Pilihan siswa ini secara otomatis masuk spreadsheet. Hasilnya bisa langsung diedit untuk dikelompokkan. Dalam satu kelas ini pernyataan mana yang menjadi pilihan dari banyak siswa. Dengan bantuan program excel, pilihan siswa ini akan bisa tertabulasi dari yang paling banyak hingga yang sedikit dipilih siswa.
Hasil tabulasi inilah yang menjadi dasar penulis untuk memberikan materi layanan BK di kelas X IPS 3. Selain ringkas, cepat juga hemat kertas. Monggo dicoba!
Yupiter Sulifan, Guru BK SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo
Fb. juve sulifan


Caption 1. Siswi mengisi Google Form tentang kebutuhan siswa dengan riang gembira.



Caption 2. Cepat, ringkas dan hemat kertas dengan Google Form




Caption 3. Salah satu pilihan siswa. (foto: Yupiter Sulifan)