Sabtu, 15 Agustus 2020

Peminat PTN Jalur SNMPTN dan SBMPTN 2020

 Peminat PTN jalur SBMPTN 2020 :

 1.      Universitas Gadjah Mada (UGM) 62.507 orang.

2.      UB (61.743)

3.      UNPAD (56.446)

4.      UI (54.897)

5.      UNS (51.974)

6.      UNDIP (51.418)

7.      UPI (45.767)

8.      UNY (42.592)

9.      USU (41.907)

10.  UNJ (39.524)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul UGM Jadi Kampus dengan Peminat Terbanyak Pada SBMPTN 2020, https://jogja.tribunnews.com/2020/08/15/ugm-jadi-kampus-dengan-peminat-terbanyak-pada-sbmptn-2020.

Peminat PTN jalur SNMPTN 2020 :









Sebagai acuan untuk SNMPTN dan SBMPTN tahun 2021. semoga tercapai apa yang diinginkannya.

Senin, 10 Agustus 2020

Mengenal Lembaga Pendidikan Tinggi Selepas SMA via TTS

 


8 Tips Agar Siap dan Tidak Bingung Memilih Jurusan Kuliah

 Jangan Menetapkan Pilihan Jurusan Kuliah Dulu, Sebelum Tahu Hal ...

Bagi beberapa siswa yang sudah mulai memasuki fase tingkat pendidikan tinggi, memilih jurusan terasa sedikit seperti tantangan. Ada yang masih dilema memilih diantara dua, ada yang masih bingung ingin terjun ke bidang yang mana, dan bahkan masih ragu dengan satu pilihan yang dimiliki. Banyak dari mereka yang masih bingung memilih jurusan kuliah.

Sementara itu, jurusan kuliah sangat penting untuk kedepannya. Jurusan kuliah merupakan fondasi kamu untuk melewati langkah selanjutnya. Dengan belajar di jurusan yang tepat, kamu bisa fokus untuk mengembangkan potensimu dan juga memahami rencana karir untuk di masa depan. 

Karena diluar sana ada sangat banyak sekali jurusan, kamu perlu memilih secara baik-baik dengan pertimbangan yang matang. FYI, ada beberapa bidang studi yang memiliki jurusan atau spesialisasi berbeda. Disinilah kamu harus bisa memilih yang benar-benar sesuai denganmu dan dengan apa yang kamu butuhkan.

Untungnya, kamu dengan mudah bisa menjadikan beberapa indikator sebagai benchmark saat menentukan pilihan jurusan. Beberapa indikator tersebut tentunya punya kaitan erat dengan jurusan yang akan kamu pilih. Ada yang bisa kamu coba pertimbangkan dan ada juga yang benar-benar perlu kamu terapkan agar tidak menyesal dengan pilihan yang diambil nantinya.

Nah, untuk memudahkan pertimbanganmu, yuk simak 8 tips dibawah ini biar tidak bingung memilih jurusan kuliah! 

Memahami Minat dan Passion

Minat dan passion adalah dua poin esensial sebelum kamu menentukan jurusan kuliah. Dengan mengetahui kedua poin tersebut, kamu bisa lebih fokus dalam memilih bidang studi. Pilihlah jurusan dengan bidang yang sangat kamu sukai—dimana kamu ingin berkarya dan tidak merasa lelah dalam melakukannya. Kalau kamu kuliah di jurusan yang tepat sesuai minat dan passion, dijamin kamu akan lebih berkembang saat mendalaminya.

Lakukan riset dalam mencari jurusan

Buatlah daftar beberapa jurusan yang menarik minatmu dan juga yang paling mendekati. Pertimbangkanlah setiap pilihan yang ada dalam daftar. Setelah kamu review baik-baik, kamu bisa mencoret jurusan yang sekiranya tidak sesuai denganmu. Nah, setelah itu, tersisalah jurusan yang mungkin sesuai dengan preferensimu. Jangan lupa, kamu juga harus mencari tahu kualitas jurusan tersebut di universitas yang akan kamu tuju.

 Ketahui Nilai Kemampuan di Sekolah

Periksa kembali nilai-nilai yang kamu dapatkan saat di sekolah. Nilai mata pelajaran manakah yang mendapatkan nilai paling baik dan juga selalu meningkat. Cara ini juga berguna untuk menemukan program studi yang berkaitan dengan nilai tersebut. Misalnya nilai yang paling baik adalah Matematika, kamu bisa memilih jurusan Matematika ataupun yang masih berhubungan.

Ketahui Keuntungan dan Konsekuensi Pilihan

Dalam memilih sebuah jurusan, pastikan kamu tahu secara jelas apa saja yang akan kamu hadapi saat perkuliahan nanti. Kalau kamu sudah siap dengan hal tersebut, kamu pasti mampu menerima konsekuensinya. Sebagai contoh, kamu mengambil jurusan Animal Husbandry dimana kamu pasti akan menemui kegiatan yang melibatkan kontak dengan berbagai binatang, ataupun Medical dimana kamu akan menjalani kegiatan praktik yang pastinya berbau medis! 

Poin ini sangat penting. Karena dengan mengetahui konsekuensi kamu akan lebih siap dalam menerima apapun pembelajaran yang akan diberikan nantinya. Selain itu, kamu juga bisa memikirkan keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan memasuki jurusan tersebut. Dengan begitu, kamu bisa semakin termotivasi dalam memilih jurusan kuliah.

Memilih Universitas

Nah ini dia yang juga harus kamu perhatikan! Pilihlah universitas yang menawarkan jurusan mu dengan kualitas atau akreditasi yang baik. Jika kualitasnya baik, kamu pasti akan diperlengkap dengan fasilitas serta program dengan konsep atau metode yang mampu meningkatkan kemampuanmu. Reputasi universitas juga perlu dipertimbangkan. Secara tidak langsung, reputasi yang dimiliki universitas dapat menggambarkan kualitas yang dimiliki dan juga punya pengaruh untuk prospek kerja maupun langkah selanjutmu.

Durasi Studi

Setiap program studi punya durasi yang berbeda-beda. Contohnya, untuk program Master di Inggris ada yang dapat diselesaikan hanya dalam kurun satu tahun. Selain itu, Australia juga punya beberapa universitas yang menawarkan program Bachelor dengan durasi satu hingga dua tahun. Kamu bisa menyesuaikan berapa lama kamu ingin menempuh studi di universitas tersebut.

Mempertimbangkan Biaya Kuliah

Biaya studi adalah salah satu hal yang selalu menjadi pertimbangan banyak pelajar. Jika kamu ingin merantau, tentu kamu harus mempertimbangkan biaya kuliah dan juga biaya hidup yang nantinya dikeluarkan. Namun, jangan biarkan hal ini menjadi halangan untukmu berkuliah di jurusan dan universitas impian. Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar kamu bisa menekan pengeluaran! Kamu bisa mendaftar beasiswa dan juga bekerja part-time maupun freelance.

Berkonsultasi dengan orang terdekat atau yang berpengalaman

Agar tidak terpengaruh dengan hal lain, kamu bisa berkonsultasi dengan orang tua ataupun yang lebih berpengalaman. Orang tua bisa mengetahui minat dan membantu menemukan yang tepat untukmu. Cobalah untuk meminta saran dan arahan agar kamu bisa yakin dalam menentukan pilihan jurusan. Sedangkan jika kamu ingin meminta pendapat dari orang yang lebih profesional—kamu bisa berbicara dengan konsultan pendidikan, salah satunya.

Nah, itulah dia 8 tips yang bisa kamu lakukan agar lebih siap dan tidak bingung memilih jurusan kuliah! Kalau nantinya sudah menentukan jurusan yang diinginkan, langkah selanjutnya adalah bersiap secara maksimal saat mendaftar! Mulai dari mengurus nilai-nilai sekolah, mengumpulkan sertifikat, mengirimkan form aplikasi, sampai mencari beasiswa—intinya kamu akan mempersiapkan seluruh rangkaian kelengkapan saat dan setelah proses aplikasi.

Jangan lupa untuk mengalokasikan waktu belajar sebelum mengikuti apapun jenis tes masuk atau syarat perkuliahan nanti. Cobalah untuk konsisten belajar rutin selama 30 menit setiap hari agar hasilnya akan jauh lebih maksimal. Teruslah semangat dan memotivasi diri. Kamu bisa menggunakan cara membayangkan cita-cita atau impian kamu di masa depan agar semakin semangat dalam belajar!

Yang terakhir tidak kalah penting, perhatikanlah kesehatan tubuhmu. Kamu perlu mempersiapkan mental dan juga fisik! Kamu harus bisa istirahat yang cukup, menghindari stress, rajin olahraga, dan mengkonsumsi makanan bergizi. Dengan ini, kamu bisa menjaga kondisi fisik dan psikis tetap prima saat tes ataupun kuliah nanti. Kalau kondisi psikis dan fisik seimbang, kamu jadi bisa memperoleh hasil yang jauh lebih maksimal.

Tetap semangat dalam meraih impianmu ya!


Sumber artikel aslinya :

 https://suneducationgroup.com/news-id/8-tips-agar-siap-dan-tidak-bingung-memilih-jurusan-kuliah/

5 Tips Jitu Meraih Cita-cita

 Foto Artikel : Punya Cita-cita, Apakah Bisa Terwujud? - Kompasiana.com

Mempertahankan semangat untuk dapat meraih cita-cita itu memang bukan hal mudah. Namun, akan selalu ada jalan bagi Anda yang mau berusaha keras dan tidak menyerah pada tantangan hidup. Dilansir dari All Women Stalk, berikut ini adalah 5 tips jitu agar Anda mampu konsisten dalam berusaha meraih cita-cita dan impian.

1. Lakukan apa yang Anda bisa, sekarang!

Menunda-nunda pekerjaan adalah salah satu penyakit yang bisa menghalangi usaha Anda dalam meraih cita-cita. Oleh karena itu, singkirkan sifat malas dan menunda-nunda pekerjaan, dan mulai rancang rencana apa saja yang harus Anda lakukan sekarang juga. Waktu bukanlah milik Anda, jadi jangan sampai menyesal karena Anda menunda-nunda apa yang seharusnya bisa dilakukan hari in.

2. Kesuksesan butuh proses

Keberhasilan tidak pernah datang dengan instan. Ada banyak jalan terjal yang harus Anda lewati agar bisa berada di puncak kejayaan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melatih kesabaran diri sekaligus mematangkan mental Anda dalam menghadapi kegagalan. Jika semua hanya ada di dalam pikiran Anda, tanpa ada realisasi yang jelas, maka semua hanya akan jadi mimpi di siang bolong bagi Anda.

3. Percayalah pada kemampuan diri

Berhentilah membanding-bandingkan apa yang sudah Anda raih sejauh ini dengan milik orang lain. Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda, termasuk dalam urusan prestasi dan pencapaian hidupnya. Anda mempunyai takdir sendiri yang harus Anda temukan, dan itu tentunya tidak akan pernah sama dengan orang lain. Percayalah kepada apa yang bisa Anda berikan untuk diri sendiri.

4. Jangan biarkan pikiran negatif menguasai Anda

Kritik akan selalu datang pada siapapun yang sedang berusaha membuktikan dirinya bisa. Ini normal terjadi dan merupakan pahit manisnya kehidupan. Anda harus pandai memilah mana kritikan yang bisa Anda pakai karena memang diucapkan dengan tulus dan bermaksud membangun. Abaikan kritikan yang terdengar penuh dengki dan hanya akan menjatuhkan Anda. Jadilah pribadi yang bijaksana dalam hal ini.

5. Ingat untuk selalu fokus

Fokus adalah hal yang krusial bagi Anda yang sedang dalam proses pencapaian cita-cita. Untuk itu, Anda perlu membuat semacam sketsa atau diagram rencana jangka panjang dan jangka pendek supaya tetap fokus. Atau, Anda juga bisa berkreasi dengan papan inspirasi, yang berisi tempelan-tempelan gambar orang yang menginspirasi Anda, ataupun gambar lain yang bisa memacu semangat Anda. Yang penting, kendalikan waktu, jangan biarkan dia yang mengendalikan Anda.

Jadi, sudah siap untuk sukses?

Baca juga dari sumber tulisan : https://www.merdeka.com/gaya/5-tips-jitu-meraih-cita-cita-dalam-hidup.html


Minggu, 02 Agustus 2020

Cara Mengenali Karakter Anak Didik


Dalam kegiatan mengajar pastilah seorang pengajar mengenali problematika pada anak didik, entah itu dalam aspek sikapnya dalam proses belajar, perilakunya, atau dalam aspek lainnya. Pengajar pastinya telah dibekali psikologi pendidikan, psikologi anak, dan psikologi perkembangan. Dari ketiga aspek inilah perkembangan kejiwaan peserta didik sangat membantu pengajar dalam mendampingi mereka menyerap ilmu. 

Namun, seringkali seharusya  pengajar itu melakukan pendekatan yang lebih spesifik terhadap anak didik yang susah diatur, oleh karena itu pengajar berperan sebagai "IBU" mereka ketika berada disekolah. Banyak masalah yang dihadapi oleh peserta didik yang tidak terlalu berat, tetapi karena kurangnya pendidikan seorang pengajar tersebut akan berpengaruh pada masalah yang dialaminya. Hal ini tidak menjadi menghasilkan masalah secara tuntas dan masalah itu tetap menyelimuti peserta didik yang memberatkan langkahnya dalam meraih cita-cita yang diinginkan.

Pengajar juga harus berperan sebagai konselor bagi peserta didik. Adanya masalah dapat menghambat pola pikir peserta didik, sering berkomuniasi satu sama lain antara pengajar dan peserta didik adalah solusi yang dapat menjawab keluhan dari masalah peserta didik. Memberikan sugesti bahwa dia BISA ! Memberikan motivasi-motivasi bijak untuk mendongkrak semangat belajarnya yang mungkin kian menurun, dan yang paling penting berusaha memberi solusi masalah yang tepat dihadapi peserta didik tersebut. 

Demikian juga pengajar dalam menyelesaikan masalah peserta didik harus mengetahui akar masalah sehingga dapat menentukan terapi dan solusi yang tepat dalam menyelasaikan masalah tersebut.

Mengenal dan memahami peserta didik dapat dilakukan dengan cara memperhatikan dan menganalisa:

1. Sikap

2. Perilaku

3. Tutur kata

Tiga indikasi tersebut dapat menggambarkan secara jelas karakteristik sesungguhnya peserta didik. Untuk itu, seorang guru harus secara seksama dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik dalam setiap aktifitas belajar.

 

Disadur dari https://www.kompasiana.com/ichaapriliya27/59cbce7b5a676f50d85ecff2/cara-mengenali-karakter-anak-didik  27 September 2017   23:14 Diperbarui: 27 September 2017   23:23  3146  4 2